Tentang Organisasi
Sulit Air Sepakat (SAS) adalah organisasi perantauan Minang yang sangat besar dan sukses, dibentuk oleh masyarakat dari Nagari Sulit Air, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, yang merantau ke berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri; SAS berfungsi sebagai wadah silaturahmi, membangun kekompakan, dan mengumpulkan dana untuk pembangunan kampung halaman, serta diakui sebagai salah satu organisasi perantauan Minang paling berpengaruh dan tertua, didirikan sejak 1918.
Sejarah dan Tujuan:
Didirikan: Tahun 1918 oleh perantau Sulit Air untuk menjaga kebersamaan di perantauan.
Tujuan: Menjaga hubungan kekeluargaan, membangun nagari (kampung halaman), dan mengembangkan ekonomi masyarakat.
Aktivitas: Mengadakan Musyawarah Besar (MUBES) setiap dua tahun untuk membahas pembangunan nagari dan mengumpulkan dana.
Struktur dan Jangkauan:
Pusat: Berkedudukan di Jakarta, memiliki banyak Dewan Perwakilan Cabang (DPC) di seluruh Indonesia dan mancanegara (Malaysia, Australia, AS).
Filantropi: Sangat aktif dalam pembangunan infrastruktur di Sulit Air, seperti renovasi masjid, pembangunan sekolah, dan bahkan mendirikan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
Keunikan:
Modal Sosial: Kekuatan SAS terletak pada kebersamaan dan kepercayaan (trust) yang kuat di antara anggotanya.
Pengakuan: Dianggap sebagai salah satu organisasi perantauan Minang yang paling sukses dan kuat dalam mendukung pembangunan kampung halaman.
Contoh Aktivitas Lain:
Mengadakan kegiatan olahraga (Kempo).
Menangani isu sosial seperti stunting di daerah asal.
Memiliki Gedung DPP (Dewan Pimpinan Pusat) SAS di Jakarta.