Ikatan Keluarga Besar Minang Yogyakarta (IKBMY) didirikan pada tanggal 21 Oktober 1953, semula bernama Baringin Tuo. Pada tanggal 29 April 1972 diubah dengan nama Keluarga Besar Baringin Yogyakarta. Selanjutnya pada tanggal 27 Mei 2000 berganti nama menjadi Keluarga Besar Minangkabau Yogyakarta, dan pada tanggal 25 Desember diubah menjadi Ikatan Keluarga Besar Minangkabau Yogyakarta. Organisasi berasazkan “Adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah”. Organisasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Maksud dan tujuan dari organisasi adalah mengayomi dan menggalang persatuan dan kesatuan masyarakat Minangkabau di Yogyakarta melalui organisasi-organisasi lokal yang ada di Yogyakarta. Organisasi lokal yang dimaksud adalah organisasi yang mewakili daerah/kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Untuk saat ini terdapat 26 Organisasi lokal Minang yang berada di bawah naungan IKBMY diantaranya IWATAR D.I YOGYAKARTA, KABEYE, IWS YOGYAKARTA, MIKAT, IKBPAKOTS, IWASSTA, KOTO BARU SOLOK (PERWAKO), PKDP, SAS, IKKY (KUMANGO), IKF, IKPBT, IKKOBAYO, IKB GONJONG LIMO YOGYAKARTA, IKPBY, IKPJS, IWAMA, IK. GONJONG LIMO DIY, PKPS, IKBTD, IKPLY, IK.MALALO, S3, IPKK, IKAPPABASKO, IKPS (SUMPAYANG).

Dalam menjalankan keorganisasian IKBMY terdapat 10 Bidang-Bidang diantaranya Bidang Agama, Bidang Pendidikan, Sosial Kemasyarakatan, Hukum dan Advokasi, Pemuda dan Olahraga, Usaha dan Ekonomi, Seni dan Budaya, Teknologi Informasi, Inovasi Sosial dan Keberdayaan Anggota, Bundo Kanduang.

Struktur Organisasi

Zaidir, S.T., M.Cs

Tentang SIORDA

SIORDA merupakan sebuah sistem untuk pengelolaan organisasi daerah Minangkabau di Yogyakarta. Dibuat dengan memetakan kebutuhan pengguna agar bisa diakses lebih cepat, adanya otomatisasi dalam tahapan-tahapan tertentu sehingga memudahkan melakukan pengelolaan data yang terkait dengan kegiatan organisasi.

Dikembangkan Oleh:

  • Zaidir, S.T, M.Cs
  • Dr. Veronika Wiratna Sujarweni, SE, MM, MT
  • Erizal, S.Si, M.Kom
  • Indra Listiawan, S.T., M.Cs